Wahai Ibnu Umar, Tuliskan kepadaku Keseluruhan Ilmu

Suatu hari, ada seorang lelaki menulis surat kepada salah seorang sahabat yang bernama Abdullah bin Umar (putera Umar ibn Khattab). Bunyi suratnya pendek tapi berkelas: “Tuliskan kepadaku keseluruhan ilmu.”

Andai saja saya yang menerima surat ini, pastilah geleng-geleng kepala sambil berkata pelan “apa maunya penulis surat ini, belajarlah sendiri dari sekolah tingkat terbawah sampai sekolah tingkat tertinggi, dan sambung lagi dengan ikut pengajian sebanyak mungkin.”

Ternyata Abdullah menjawab dengan jawaban yang tidak lebih dari seperempat bagian dari satu halaman kertas biasa, namun dianggapnya sebagai ringkasan dari keseluruhan ilmu. Luar biasa, bukan? Saya memohon kepada para pembaca tulisan saya ini agar jangan berhenti sekolah atau mengaji setelah tahu ringkasan ilmu berikut. Saya khawatir ada yang kemudian merasa mendapatkan keseluruhan ilmu dari Abdullah bin Umar.

Abdullah bin Umar menulis begini: “Ilmu itu banyak. Tetapi jika Anda mampu nantinya bertemu dengan Allah dengan punggungmu yang ringan dari hak-hak hidup orang lain (yang belum tertunaikan), perut yang kosong dari harta-harta orang lain, lisan yang menjaga kehormatan orang-orang lain, dan kesetiaan untuk senantiasa memperhatikan dan membantu atas urusan-urusan orang-orang lain, lakukanlah. Wassalam. (inilah.com)

Advertisements

One thought on “Wahai Ibnu Umar, Tuliskan kepadaku Keseluruhan Ilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s