Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah (yang Shahih)

Riwayat shahih yang kami temukan tentang kisah pernikahan Ali dengan Fatimah  adalah riwayat yang disebutkan dalam sunan an-Nasai, Ibnu Hibban dan al-Hakim, dari sahabat Buraidah bin hashib radhiyallahu ‘anhu. Sahabat Buraidah radhiyallahu ‘anhu menceritakan,

Abu Bakar, dan Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah melamar Fatimah. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi jawaban, “Dia masih kecil.” Kemudian Ali melamarnya lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahkannya dengan Fatimah. (an-Nasai 3221, Ibnu Hibban 6948, al-Hakim 2705 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth dan Imam al-Albani).

Benarkah Fatimah Sangat Mencintai Ali?

Riwayat seperti yang disebutkan, tidak kami jumpai dalam referensi yang kami miliki. Karena itu, sebagai nasehat kepada kaum muslimin terkait berita yang lalu-lalang di sekitar kita. Baik melalui dunia maya maupun sms. Hendaknya kita bersikap hati-hati dan tidak mudah percaya. Bila perlu, ketika kita mendapatkan sebuah riwayat, tentang amalan atau kisah atau apapun bentuknya, kita bisa meminta teks arabnya. Dan JANGAN percaya dengan penyebutan ”(HR….)” Dengan itu, kita bisa menimbang kebenaran riwayat tersebut.

Tempo lalu, kami mendapatkan hadis yang disebar masyarakat melalui sms dan email. Tentang anjuran meminta maaf menjelang ramadhan kepada semua orang di sekeliling kita. Tidak segan-segan dalam informasi itu dicantumkan riwayat (HR. Ahmad). Padahal 100% itu dusta.

Terlebih disebutkan bahwa Fatimah radhiyallahu ‘anhu menyimpan rasa cinta kepada Ali bin Abi Thalib. Hanya saja, ada riwayat dari al-Harits dari Ali bin Abi Thalib, beliau menceritakan,

Abu Bakr dan Umar radhiyallahu ‘anhuma pernah melamar Fatimah melalui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menerimanya.

Umarpun berkata kepada Ali: ’Engkau yang layak menjadi suaminya wahai Ali.’

’Aku tidak punya apa-apa selain baju besi yang sedang aku gadaikan.’ Jawab Ali.

Kemudian Rasulullah menikahkan Ali dengan Fatimah. Ketika berita pernikahan ini sampai kepada Fatimah, beliau malah menangis. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian menemui Fatimah dan menanyakan,

”Apa yang membuat kamu menangis, wahai Fatimah? Demi Allah, aku telah menikahkan kamu dengan orang yang lebih pandai, lebih lembut, dan lebih awal masuk islam.”

Riwayat di atas disebutkan secara bersanad dalam kitab Usud al-Ghabah karya Ibnul Atsir (6/221).

Hanya saja, disana tidak disebutkan derajat keshahihan riwayat ini.

Sementara riwayat lain yang menyebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan Allah untuk menikahkan Ali dan Fatimah dengan mahar 400 dirham. Para ulama diantaranya Ibnul Jauzi dan ad-Dzahabi menilai riwayat ini palsu. (Ittihaf as-Sail bima li Fatimah min al-Manaqib, karya al-Munawi, hlm. 6).

Allahu a’lam.

(Penulis : Ustadz Ammi Nur Baits)

Advertisements

One thought on “Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah (yang Shahih)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s